Sedikit Cahaya Di Celah Sempit Sabtu, Jul 12 2008 

Saat dada sesak, pikiran penat, dan mata berkunang,
serta dunia mirip malam keseluruhan.
Lilin meleleh begitu cepatnya,
dan bayangan sendiri menjadi hantu.

Ia seorang yang membutuhkan bantuan.
Sekaligus ingin ditinggalkan.
Ia bernama apa saja,
kadang di sore hari bernama senja,
kadang di indah hujan bernama mendung.

Semoga ia tak putus asa.
Kehidupan memang,
pahit, getir
sebagian wajahnya.

Semoga ia sisakan ruang.
Meski sedikit dijiwanya,
bagi asa dan mimpi.

Semoga ia berterimakasih pada Tuhan,
yang memperbolehkan hambaNya menangis,
serta menjadikan air mata bukan sebagai dosa.

[to my friend : Don't be sad]

Selamat untuk La Furia Roja,,,, Senin, Jun 30 2008 

Di komandani seorang Aragones yang bijaksana dan percaya diri. Skuad pun dihuni pemain-pemain klub-klub terbaik dunia seperti Real Madrid, Valencia, Barcelona, Liverpool dan Arsenal. Hampir disetiap lini memiliki kesolid’an yang merata. Kolektifitas yang mengesampingka ego pribadi. Skill individu yang luar biasa, usia rata-rata termuda ketiga dari semua peserta Euro, serta mental juara. 22 kali tak pernah kalah, termasuk 6 kali bermain sempurna menumbangkan Rusia, Swedia, Yunani, Italia, Jerman, dan hingga akhirnya mencapai puncak kejayaan dengan mengukir sejarahnya sendiri.

Selamat bagi sang kampiun yang membuktikan bahwa kejayaan bukanlah hasil dari keberuntungan dan tradisi nenek moyang. Bahwa upaya taktis, kerja keras, dan optimisme adalah memang skenario untuk meraih puncak kesuksesan. Yah…takdir memang butuh skenario.viva espana

Seorang bertanya, mengapa harus susah payah dengan menjalani berbagai proses panjang berliku hanya untuk mendapatkan sebuah piala ? Sudah.Beli saja piala dan medali emas, ukir nama-nama kaps di monument, tidak perlu capek-capek dan susah payah main yang pake resiko segala !

Kita mengatakan beli saja piala dengan uang, kenapa harus capek, resiko cedera, dihujat dan dipecundangi jika kalah. Sama dengan waktu aku mendengar seorang mengatakan, “ah, biar sajalah aku berapapun bayar orang, yang penting aku skripsi selesai dan lulus membanggakan “. Sama dengan waktu para koruptor memikirkan, “suap saja anggota-anggota DPR sono biar urusan licin…”
Ketika salah satu dari kita membantahnya, kita juga mudah saja mengatakannya, “ah, yang penting piala kan ? lulus kan ? selesai kan ? “ . It’s so amazing the deep thinking of foolish people !

Hidup adalah perjuangan ! Apalagi yang lebih penting ? Kesuksesan ? Kejayaan ? Kemenangan ? Tidak ! itu sama sekali hanyalah dampak dan akibat yang akan mengikuti dari sebuah perjuangan. Bahkan Allah lebih menghargai upaya kerja keras manusia ketimbang hasil yang dicapainya. Hasil itu perlu. Tapi bekerja lebih dulu itu bukankah lebih penting lagi ? mana ada keberhasilan diperoleh dari angan-angan belaka ? mana bisa merasakan suka cita jika tidak pernah merasakan penderitaan dan pengorbanan yang begitu panjang ? Aku ingat dengan semboyan mapala di SMA ku dulu, “semakin menderita semakin bahagia…”. Sungguh dalam filosofinya, tapi menurutku tujuan juga sangatlah perlu..

Dan apa tujuan dari perjuangan kita ? Apa seharusnya motivasi itu ?

Seorang muslim harusnya tak berpikir seperti itu ! Seorang muslim harusnya punya kepala yang isinya suatu yang hanya maha dashsyat saja ! Karena surga tak bisa dibeli dengan uang, itu saja !

Makna Kesuksesan yang Harus diAnut .. Jumat, Mei 9 2008 

Ketika kita berpikir tentang kesuksesan, yang terlintas mungkin pikiran akan kekayaan dan kemakmuran kita di masa depan. Mobil mewah, rumah megah, perhiasan wah, penghasilan melimpah..
Dan setelah dipikirkan lagi, sebenarnya untuk apa itu semua? Sebagian berpikir untuk mencukupi diri dan
keluarganya agar terhindar dari kasta rendahan.Sebagian untuk gagah-gagahan. Sebagian terlalu bermimpi, jika makna kesuksesan tersebut berhasil diraih maka hidupnya akan bahagia.
Dan apa sih bahagia itu? Tak mungkin seorang-pun didunia ini tak menginginkan kebahagiaan.
Tapi seringnya mereka tersesat pada kebahagiaan yang semu. Kebahagiaan yang hanya dianggap sebatas dunia. Dan aku yakin orang-orang seperti itu selalu berpikiran ingin bunuh diri dengan cara mengikat lehernya bersama dasi.
Kebahagiaan sejati itu : Kebahagiaan yang senantiasa ada di dua kehidupan, dunia dan akhirat.
Kesuksesan dunia tercapai jika kita berbahagia dengan memaknai tujuan kita diciptakan.
Yang terbesar adalah bagaimana kita bisa membahagiakan sebanyak-banyaknya orang. Apakah kita
bermanfaat bagi orang lain?

1 Selasa, Apr 29 2008 

Dari kota mana,
Kau melihat bulan yang sama sempurna,
Bercahaya,
menjelmakan gubuk-gubuk reot,
Seakan berdinding marmer bagai sebuah istana.
Mungkin di dalam kastil yang tersembunyi.
Kau bisa mendengar suara
kehenginan seperti
tak berpenghuni.
Disaat dahan demi dahan di seluruh penjuru arah mata angin,
berbeda nasib oleh musim,
serta bergantian menghibur helai daun dengan tak abadi.
Bersemi, berguguran, terinjak !
keceriaan yang mudah terusir
awan hitam yang mendekat …

Kalau begini, siapa yang tak mau ? Selasa, Apr 29 2008 

Jika dalam Alchemist-nya Coelho mengatakan bahwa suatu yang kebetulan itu terjadi karena kinerja alam, aku mengatakan itu karena Allah Maha Besar.
Jika di Film Just My Luck suatu keberuntungan adalah bakat yang memang sudah menjadi milik manusia semenjak lahir, aku berpikir bahwa keberuntungan adalah pertolonganNya yang selalu tak terduga.
Dan entah sudah berapa kali aku selalu tertolong oleh kebesaranNya.
Ada saja, ketika aku yakin bahwa penolongku hanya Ia semata …. Yakin bahwa Ia tak kan pernah menyia-nyiakan hambaNya.

Teringat firmanNya :
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir; seratus biji Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki.Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui,” (QS. Al-Baqarah [2] : 261).

Bisa dibilang, Itulah alasan, logika dari kejadian yang bernama “kebetulan” dan “keberuntungan”

Lalu, apa kaitannya dengan memenuhi seruan untuk bersedekah? Jelasnya, Sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala dan pelipat ganda rizki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat.
Kalau begini, siapa yang tak mau ?
Masih tak percaya ?

Next Page »