Ravenshka is Back

Akhirnya aku kembali nge-blog lagi T_T

Ravenshka yang sekarang, dah ‘beda’ dengan ravenshka yang terakhir kali posting lalu pergi entah kemana.

Setahun lamanya, kucari-cari kemapanan hidup untuk kasusku sendiri, berusaha menuruti kata-kata orang tua, berusaha menjadi anak manis bagi mereka,

aku telah menjadi PNS (eh, masih CPNS tepatnya), masih teringat peluk dan cium kebanggaan mereka padaku ketika menerima telepon

di pagi akhir Desember 2008, yang mengabarkan bahwa aku lolos test CPNS Pemkab Sukoharjo. Sebegitu besarnya harapan yang mereka

tumpukan kepadaku, untungnya aku tak mengkhianati kepercayaan yang telah mereka berikan kepadaku. Yaa,inilah takdirku, kewajibanku

adalah menjalaninya dengan sebaik mungkin.

————

Lalu apa hubungannya dengan ngeblog?

Otomatis setelah aku tak lagi menjadi asisten labkom fmipa uns, hubunganku dengan dunia maya menjadi sangat berkurang.

Aku jadi serba malas melakukan apapun, tidak kreatif karena intensitas belajar berkurang drastis. Yang ada dianganku hanyalah

kerja, kerja, dan kerja demi memenuhi harapan kedua orang tua. O,iya, belajarnya melulu cuma buku-buku panduan supaya

keterima seleksi CPNS.

————–

Setelah masuk kerja (yang baru masuk pada bulan Juni), sedikit kekecewaan muncul. Ternyata kantorku tak ada jaringan internetnya. “Baiklah, inilah takdirku,” aku mengulang kalimat itu dalam hati.

Sebisa mungkin aku beradaptasi dengan lingkungan kerja. Tak ada yang sebaya denganku. Aku membutuhkan rekan kerja, bukan kakek-nenek yang jadul dan orthodox (oops…).

Dan kini usahaku untuk dipercaya semua orang sedikit berhasil, Insyaallah anggaran untuk membangun jaringan di tahun 2010 bisa direalisasikan, semoga.

—————-

Ah, yang penting aku sudah kembali.  Hanya ingin mempunyai media untuk mengeluarkan apa-apa yang ada dikepala saja…

Arigatou Gozaimasu

Dunia baik terhadapku,

Buktinya, sinar tak pernah redup menerangi langkahku.

Aku mempunyai mimpi-mimpi,

Dan seolah keajaiban banyak yang dapat terwujud begitu saja.

Angin tersenyum padaku.

Malam membuat hati yang khusyuk menjadi tenteram.

Senja tak lagi menyedihkan.

Wajah-wajah menjadi begitu periang.

Alam dan segala isinya laksana romansa.

Detik bertambah,

Perlahan aku menemukan takdirku.

Dan pada jiwa semesta aku bertukar pikiran.

Kata mereka yang secara universal,

Bahwa Tuhan sangat bermurah hati kepadaku…

Ia selalu menimpakan yang terbaik bagi hambaNya.

Ia tak pernah menolak doa-doa.

———————————–

Sedikit Cahaya Di Celah Sempit

Saat dada sesak, pikiran penat, dan mata berkunang,
serta dunia mirip malam keseluruhan.
Lilin meleleh begitu cepatnya,
dan bayangan sendiri menjadi hantu.

Ia seorang yang membutuhkan bantuan.
Sekaligus ingin ditinggalkan.
Ia bernama apa saja,
kadang di sore hari bernama senja,
kadang di indah hujan bernama mendung.

Semoga ia tak putus asa.
Kehidupan memang,
pahit, getir
sebagian wajahnya.

Semoga ia sisakan ruang.
Meski sedikit dijiwanya,
bagi asa dan mimpi.

Semoga ia berterimakasih pada Tuhan,
yang memperbolehkan hambaNya menangis,
serta menjadikan air mata bukan sebagai dosa.

[to my friend : Don't be sad]

Selamat untuk La Furia Roja,,,,

Di komandani seorang Aragones yang bijaksana dan percaya diri. Skuad pun dihuni pemain-pemain klub-klub terbaik dunia seperti Real Madrid, Valencia, Barcelona, Liverpool dan Arsenal. Hampir disetiap lini memiliki kesolid’an yang merata. Kolektifitas yang mengesampingka ego pribadi. Skill individu yang luar biasa, usia rata-rata termuda ketiga dari semua peserta Euro, serta mental juara. 22 kali tak pernah kalah, termasuk 6 kali bermain sempurna menumbangkan Rusia, Swedia, Yunani, Italia, Jerman, dan hingga akhirnya mencapai puncak kejayaan dengan mengukir sejarahnya sendiri.

Selamat bagi sang kampiun yang membuktikan bahwa kejayaan bukanlah hasil dari keberuntungan dan tradisi nenek moyang. Bahwa upaya taktis, kerja keras, dan optimisme adalah memang skenario untuk meraih puncak kesuksesan. Yah…takdir memang butuh skenario.viva espana

Seorang bertanya, mengapa harus susah payah dengan menjalani berbagai proses panjang berliku hanya untuk mendapatkan sebuah piala ? Sudah.Beli saja piala dan medali emas, ukir nama-nama kaps di monument, tidak perlu capek-capek dan susah payah main yang pake resiko segala !

Kita mengatakan beli saja piala dengan uang, kenapa harus capek, resiko cedera, dihujat dan dipecundangi jika kalah. Sama dengan waktu aku mendengar seorang mengatakan, “ah, biar sajalah aku berapapun bayar orang, yang penting aku skripsi selesai dan lulus membanggakan “. Sama dengan waktu para koruptor memikirkan, “suap saja anggota-anggota DPR sono biar urusan licin…”
Ketika salah satu dari kita membantahnya, kita juga mudah saja mengatakannya, “ah, yang penting piala kan ? lulus kan ? selesai kan ? “ . It’s so amazing the deep thinking of foolish people !

Hidup adalah perjuangan ! Apalagi yang lebih penting ? Kesuksesan ? Kejayaan ? Kemenangan ? Tidak ! itu sama sekali hanyalah dampak dan akibat yang akan mengikuti dari sebuah perjuangan. Bahkan Allah lebih menghargai upaya kerja keras manusia ketimbang hasil yang dicapainya. Hasil itu perlu. Tapi bekerja lebih dulu itu bukankah lebih penting lagi ? mana ada keberhasilan diperoleh dari angan-angan belaka ? mana bisa merasakan suka cita jika tidak pernah merasakan penderitaan dan pengorbanan yang begitu panjang ? Aku ingat dengan semboyan mapala di SMA ku dulu, “semakin menderita semakin bahagia…”. Sungguh dalam filosofinya, tapi menurutku tujuan juga sangatlah perlu..

Dan apa tujuan dari perjuangan kita ? Apa seharusnya motivasi itu ?

Seorang muslim harusnya tak berpikir seperti itu ! Seorang muslim harusnya punya kepala yang isinya suatu yang hanya maha dashsyat saja ! Karena surga tak bisa dibeli dengan uang, itu saja !

Makna Kesuksesan yang Harus diAnut ..

Ketika kita berpikir tentang kesuksesan, yang terlintas mungkin pikiran akan kekayaan dan kemakmuran kita di masa depan. Mobil mewah, rumah megah, perhiasan wah, penghasilan melimpah..
Dan setelah dipikirkan lagi, sebenarnya untuk apa itu semua? Sebagian berpikir untuk mencukupi diri dan
keluarganya agar terhindar dari kasta rendahan.Sebagian untuk gagah-gagahan. Sebagian terlalu bermimpi, jika makna kesuksesan tersebut berhasil diraih maka hidupnya akan bahagia.
Dan apa sih bahagia itu? Tak mungkin seorang-pun didunia ini tak menginginkan kebahagiaan.
Tapi seringnya mereka tersesat pada kebahagiaan yang semu. Kebahagiaan yang hanya dianggap sebatas dunia. Dan aku yakin orang-orang seperti itu selalu berpikiran ingin bunuh diri dengan cara mengikat lehernya bersama dasi.
Kebahagiaan sejati itu : Kebahagiaan yang senantiasa ada di dua kehidupan, dunia dan akhirat.
Kesuksesan dunia tercapai jika kita berbahagia dengan memaknai tujuan kita diciptakan.
Yang terbesar adalah bagaimana kita bisa membahagiakan sebanyak-banyaknya orang. Apakah kita
bermanfaat bagi orang lain?