Arsip untuk Maret, 2008|Halaman arsip bulanan
Ia Ada, Ia Cinta
Ia mampu menggetarkan dada,
tapi bukan rasa takut,
atau khawatir,,,,
Ia sulit dimengerti,
karena ia datang bagai satu paket asing tak berkode pos.
ia tak perlu bicara untuk saling berkata,
ia tak perlu bercermin untuk saling merefleksi,
ia tak perlu pikiran untuk mencerna,
ia yang hadir tak bermusim, serta pada mimpi indah,
Ia yang menjadikan keteguhan beriringan dengan ketulusan tak berbayar.
ia yang menjadi gema bagi setiap pendo’a,
mengirim harapan-harapan ke langit tertinggi.
ia ada,’tuk memberi kelegaan hati di akhir kisah…
Komentar (6)

