1

Dari kota mana,
Kau melihat bulan yang sama sempurna,
Bercahaya,
menjelmakan gubuk-gubuk reot,
Seakan berdinding marmer bagai sebuah istana.
Mungkin di dalam kastil yang tersembunyi.
Kau bisa mendengar suara
kehenginan seperti
tak berpenghuni.
Disaat dahan demi dahan di seluruh penjuru arah mata angin,
berbeda nasib oleh musim,
serta bergantian menghibur helai daun dengan tak abadi.
Bersemi, berguguran, terinjak !
keceriaan yang mudah terusir
awan hitam yang mendekat …

Belum ada komentar

Leave a reply