Arsip untuk ‘Islam’ Kategori
Makna Kesuksesan yang Harus diAnut ..
Ketika kita berpikir tentang kesuksesan, yang terlintas mungkin pikiran akan kekayaan dan kemakmuran kita di masa depan. Mobil mewah, rumah megah, perhiasan wah, penghasilan melimpah..
Dan setelah dipikirkan lagi, sebenarnya untuk apa itu semua? Sebagian berpikir untuk mencukupi diri dan
keluarganya agar terhindar dari kasta rendahan.Sebagian untuk gagah-gagahan. Sebagian terlalu bermimpi, jika makna kesuksesan tersebut berhasil diraih maka hidupnya akan bahagia.
Dan apa sih bahagia itu? Tak mungkin seorang-pun didunia ini tak menginginkan kebahagiaan.
Tapi seringnya mereka tersesat pada kebahagiaan yang semu. Kebahagiaan yang hanya dianggap sebatas dunia. Dan aku yakin orang-orang seperti itu selalu berpikiran ingin bunuh diri dengan cara mengikat lehernya bersama dasi.
Kebahagiaan sejati itu : Kebahagiaan yang senantiasa ada di dua kehidupan, dunia dan akhirat.
Kesuksesan dunia tercapai jika kita berbahagia dengan memaknai tujuan kita diciptakan.
Yang terbesar adalah bagaimana kita bisa membahagiakan sebanyak-banyaknya orang. Apakah kita
bermanfaat bagi orang lain?
Kalau begini, siapa yang tak mau ?
Jika dalam Alchemist-nya Coelho mengatakan bahwa suatu yang kebetulan itu terjadi karena kinerja alam, aku mengatakan itu karena Allah Maha Besar.
Jika di Film Just My Luck suatu keberuntungan adalah bakat yang memang sudah menjadi milik manusia semenjak lahir, aku berpikir bahwa keberuntungan adalah pertolonganNya yang selalu tak terduga.
Dan entah sudah berapa kali aku selalu tertolong oleh kebesaranNya.
Ada saja, ketika aku yakin bahwa penolongku hanya Ia semata …. Yakin bahwa Ia tak kan pernah menyia-nyiakan hambaNya.
Teringat firmanNya :
“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir; seratus biji Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki.Dan Allah Mahaluas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui,” (QS. Al-Baqarah [2] : 261).
Bisa dibilang, Itulah alasan, logika dari kejadian yang bernama “kebetulan” dan “keberuntungan”
Lalu, apa kaitannya dengan memenuhi seruan untuk bersedekah? Jelasnya, Sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala dan pelipat ganda rizki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat.
Kalau begini, siapa yang tak mau ?
Masih tak percaya ?
Islam is my religion………..
…for Islam is a just submission to the Will of God. This implies (1) Faith, (2) doing right, being an example to others to do right, and having the power to see that the right prevails, (3) eschewing wrong, being an example to others to eschew wrong, and having the power to see that wrong and injustices are defeated. Islam therefore lives, not for itself, but for mankind…
Komentar (3)
Tinggalkan sebuah Komentar
Komentar (2)

