Dunia baik terhadapku,
Buktinya, sinar tak pernah redup menerangi langkahku.
Aku mempunyai mimpi-mimpi,
Dan seolah keajaiban banyak yang dapat terwujud begitu saja.
Angin tersenyum padaku.
Malam membuat hati yang khusyuk menjadi tenteram.
Senja tak lagi menyedihkan.
Wajah-wajah menjadi begitu periang.
Alam dan segala isinya laksana romansa.
Detik bertambah,
Perlahan aku menemukan takdirku.
Dan pada jiwa semesta aku bertukar pikiran.
Kata mereka yang secara universal,
Bahwa Tuhan sangat bermurah [...]
Arsip untuk ‘Sajak’ Kategori
12 Nov
Arigatou Gozaimasu
29 Apr
1
Dari kota mana,
Kau melihat bulan yang sama sempurna,
Bercahaya,
menjelmakan gubuk-gubuk reot,
Seakan berdinding marmer bagai sebuah istana.
Mungkin di dalam kastil yang tersembunyi.
Kau bisa mendengar suara
kehenginan seperti
tak berpenghuni.
Disaat dahan demi dahan di seluruh penjuru arah mata angin,
berbeda nasib oleh musim,
serta bergantian menghibur helai daun dengan tak abadi.
Bersemi, berguguran, terinjak !
keceriaan yang mudah terusir
awan hitam yang mendekat …
31 Mar
Ia Ada, Ia Cinta
Ia mampu menggetarkan dada,
tapi bukan rasa takut,
atau khawatir,,,,
Ia sulit dimengerti,
karena ia datang bagai satu paket asing tak berkode pos.
ia tak perlu bicara untuk saling berkata,
ia tak perlu bercermin untuk saling merefleksi,
ia tak perlu pikiran untuk mencerna,
ia yang hadir tak bermusim, serta pada mimpi indah,
Ia yang menjadikan keteguhan beriringan dengan ketulusan tak berbayar.
ia yang menjadi gema [...]
19 Feb
Anggukan Universal
Kau bilang manusia tak sama,
dengan rupa, bahasa, negara, agama yang berbeda.
Pernah sekali
kita sama ditanya,
bahwa apa kita kepengen surga ?
Bahkan salah seorang menjawabnya, dalam do’a,
“Dan seandainya umur ini tak sampai pada mimpi akan dunia yang hanya sementara ini…jadikanlah surgaMu sebagai tempat ternyaman tanpa rasa sakit dan angan kosong.”
5 Jan
Duh Pangeran….
HambaMu ini,
tak lebih dari sepotong kue
yang mudah bagi taring-taring hawa nafsu untuk melumatnya.
begitu kecil,
begitu mudah dihanyutkan meski oleh setetes embun.
seringan kapas, bahkan dengan sayap,
yang mudah bagi angin menghempasnya, kemana saja.
sesombong matahari yang membakar gurun,
meski tak sebutir atompun mampu memberi api.
begitu tidak murni,
semudah aliran sungai yang terkotori oleh lumpur.
ya rabb,
mengapa begitu terjal untuk menjadi putri tercantik [...]





Komentar Terakhir